Senin, 07 Mei 2012

Review : Remember When by Winna Efendi

Akhirnya beli juga novel nya Winna Efendi yang judul nya Remember When. Padahal tahun lalu udah baca novel nya walaupun pinjem ke teman yang maniak novel juga. Tapi ketertarikan qh tentang cerita nya yang akhirnya membuat qh membeli novel itu.
Sebenernya cerita nya klise banget, ada dua laki-laki dan dua wanita yang masing-masing saling jatuh cinta. Tapi satu hal yang membuat qh tertarik buat beli dan baca novel ini yaitu quote nya
"Ketika kau dan aku jatuh cinta"
"Apapun yang kau katakan, bagaimana kau menolaknya, cinta akan tetap berada disana, menunggumu mengakui keberadaannya"
Dua quote itu yang akhirnya membuat qh jadi jatuh cinta dengan novel itu. Dan setelah membaca novel nya dua kali tetap membuat qh jatuh cinta.
Pembukaan dari novel ini juga langsung membuat qh penasaran tentang alur cerita dari empat tokoh nya.
"Setiap orang memiliki moment-moment remember when yang tidak terlupakan, kenangan yang akhirnya tersimpan rapi dalam kotak memori, saat-saat bermakna yang sesekali akan kita putar kembali untuk dikenang"
Kata-kata pembukaan itu yang membuat qh tambah penasaran dengan jalan cerita novel ini.
Apalagi setelah di ajak berkenalan dengan empat tokoh sentral dalam novel ini, yaitu Adrian dan Gia pasangan populer di sekolah. Adrian populer karena dia jago main basket sedangkan Gia populer karena dia jago dalam bidang seni. Kemudian ada Moses dan Freya yang populer karena sama-sama sangat perfect dalam segala hal. Bisa di bilang dua pasangan ini dianggap pasangan paling cocok dan perfect di sekolah.
Tetapi semuanya itu hancur karena suatu perasaan kehilangan yang akhirnya membuat masing-masing sadar kalau sudah banyak kebohongan di dalam hubungan mereka berempat.

Novel ini banyak mengajarkan tentang tanggung jawab, persahabatan, pengorbanan dan yang utama cinta.
Dalam novel ini kita diajarkan jika cinta ga harus selalu datang saat pandangan pertama tetapi cinta bisa datang dari kebersamaan yang tidak biasa. Cinta juga bisa datang ketika kita membutuhkan seseorang saat kita sedang terjatuh.
Walaupun jalan ceritanya simple dan klise karena hanya tentang cinta dan persahabatan tetapi Winna Efendi berhasil membuat kita jatuh hati dengan tokoh-tokohnya hanya lewat penuturan ceritanya yang sangat ringan. Seperti novel Winna Efendi yang lainnya yaitu Refrain, novel Remember When juga hadir dengan kata-kata ringan khas Winna Efendi. Walaupun bahasa yng digunakan sangat ringan tetapi benar-benar berhasil mengaduk emosi kita yang membaca novel ini.

Yang ceritanya berhasil membuat qh ketagihan untuk membeli dan membaca nya berulang-ulang.

2 komentar:

  1. wah cinta segi empat???
    kenapa yah terkadang persahabatan selalu berakhir dengan cinta????

    BalasHapus
  2. mank ga ada persahabatan antara laki-laki dan wanita yg benar" murni persahabatan...
    pasti ujung" nya bakal ada benih" cinta nya mba qh..
    hahaha

    BalasHapus